Menikmati Indahnya Kota Jogja Malam Hari Dari Pinus Pengger

Hutan Pinus Pengger – Kata banyak orang, Jogja itu tidak hanya sebatas Malioboro saja. Banyak tempat lain yang bisa dieksplore lebih jauh lagi. Inilah alasan mengapa kami menyempatkan berkunjung ke Pinus Pengger. Berawal dari banyaknya foto tentang wisata alam malam hari Jogja yang banyak bertebaran di instagram. Kemudian kami mencoba menelusuri demi membuktikan sendiri keindahan tersebut.

Pesona Hutan Pinus Pengger

Jika ditanya di mana tempat foto instagramable di Yogya.? Maka jawaban terbaikku adalah Hutan Pinus Pengger. Mengapa.? Karena banyak sekali kami temukan spot foto terbaik yang ada di destinasi wisata ini. Salah satunya adalah tangan raksasa. Di hasil karya berbentuk tangan raksasa ini kami berfoto dengan latar hamparan kerlip lampu Yogyakarta di malam hari.

Tak hanya tangan raksasa saja, tapi juga ada bentuk lain yang bisa digunakan sebagai spot foto terbaik. Seperti bentuk setengah lingkaran yang menyerupai gapura dan bulan sabit. Banyak para fotografer kreatif yang memanfaatkan ini untuk mendapatkan hasil jepretan terbaik mereka.

Puas berfoto ria, kami menuju ke spot lain yang tak kalah menarik, yaitu Gardu Pandang. Gardu ini diikat pada sebuah pohon pinus yang sangat tinggi. Sehingga siapapun yang menaikinya bisa melihat indahnya hamparan kota Yogya dari ketinggian.

Tak hanya Gardu Pandang saja. Kami juga memanfaatkan malam dengan bermain Hammock layaknya anak kecil. Melupakan semua kepenatan hidup dan segala pekerjaan di ibu kota. Kami habiskan malam itu dengan puas tiduran di Hammock sambil bernyanyi dan diiringi dengan gitar yang dibawa salah satu teman di rombongan.

Lokasi dan Rute Menuju Pinus Pengger

Tidak sulit untuk menemukan Pinus Pengger. Lokasi tepatnya berada di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Atau sekitar 22 kilometer dari pusat Yogyakarta. Rute yang kami tempuh juga tidak mudah. Harus melewati jalan berkelok, sesekali menanjak dan banyak lubang di beberapa titik perjalanan. Namun semua lelah itu bisa langsung terobati ketika menginjakkan kaki di Bukit Pengger ini.

Dengan menggunakan kendaraan pribadi, kami berangkat dari Kota Yogyakarta. Menuju jalan Wonosari. Jalan terus menanjak ke arah Patuk. Ketika menemukan perempatan Koramil, sopir membelokkan mobil ke kanan. Menuju jalan Patuk Dlingo.

Di sepanjang jalan Patuk Dlingo inilah kami tak pernah bosan memuja alam ciptaan Alloh SWT. Karena pemandangan yang disuguhkan sangatlah indah. Kontras dengan ibu kota yang penuh dengan belantara gedung pencakar langit. Kendaraan kami terus mengikuti papan petunjuk arah Pinus Pengger yang ada di sepanjang jalan. Hingga kami sampai pada lokasi yang kami tuju.

Meski lama ditutup karena Covid19, namun Pinus Pengger adalah salah satu wisata Yogya yang sudah dibuka. Tapi selalu ingat, tetap menerapkan protokol kesehatan agar wisata tidak berakhir dengan bencana.

Hubungi Kami

Bagi anda yang tertarik mengunjungi Hutan Pinus Pengger dalam Paket Wisata Jogja untuk acara: Study Tour, Company Tour, Field Trip, Outing Class, Family Gathering, Outbound, dapat menghubungi kami di nomer telpon: 0819-5864-3820

Follow Us On

Shares